Gelianti, Hella and Edyar, Busman and Aulia, Sidiq (2026) Perlindungan Anak di Era Digital Dari Child Grooming di Media Sosial dalam Perspektif Undang-Undang No 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak dan Maqasid Syariah. Masters thesis, Institut Agama Islam Negeri Curup.
|
Text
SKRIPSI HELLA GELIANTIIII.pdf Download (2MB) |
Abstract
Perkembangan teknologi informasi dan media sosial telah memberikan berbagai kemudahan dalam kehidupan masyarakat, namun di sisi lain juga memunculkan berbagai bentuk kejahatan digital, salah satunya child grooming. Kejahatan ini dilakukan melalui pendekatan psikologis dan manipulasi emosional terhadap anak dengan tujuan eksploitasi seksual. Meskipun Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak telah mengatur perlindungan terhadap anak dari berbagai bentuk kekerasan dan eksploitasi seksual, pengaturan mengenai child grooming belum diatur secara khusus sehingga menimbulkan tantangan dalam penegakan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan anak terhadap tindak pidana child grooming berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 serta mengkaji perlindungan tersebut dalam perspektif Maqasid Syariah. Penelitian ini merupakan penelitian hukum yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan Maqasid syariah (Ushul Fiqh Approach). Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh melalui studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 telah memberikan dasar perlindungan hukum bagi anak dari berbagai bentuk kekerasan dan eksploitasi seksual. Namun, belum adanya pengaturan khusus mengenai tindak pidana child grooming menyebabkan penanganan kasus masih mengacu pada berbagai ketentuan hukum lain, seperti Undang-Undang Perlindungan Anak, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta Undang-Undang Pornografi. Dalam perspektif Maqasid Syariah, perlindungan terhadap anak dari child grooming merupakan implementasi tujuan syariat dalam menjaga jiwa (hifz al-nafs), menjaga akal (hifz al-'aql), menjaga keturunan (hifz al-nasl), serta menjaga kehormatan (hifz al-'ird). Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi yang secara khusus mengatur child grooming, peningkatan literasi digital masyarakat, serta sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, keluarga, dan penyelenggara platform digital guna mewujudkan perlindungan anak yang efektif di era digital. Kata Kunci: Perlindungan Anak, Child Grooming, Media Sosial, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, Maqasid Syariah.
| Item Type: | Thesis (Masters) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Subjects: | L Education > L Education (General) | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Tata Negara Islam | ||||||||
| Depositing User: | akun10 akun10 | ||||||||
| Date Deposited: | 10 Jul 2026 08:58 | ||||||||
| Last Modified: | 10 Jul 2026 08:58 | ||||||||
| URI: | http://e-theses.iaincurup.ac.id/id/eprint/9983 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
