Strategi Bimbingan Individu Dalam Mengatasi Homesickness Untuk Meningkatkan Keterikatan Santri Di Pondok Pesantren Modern Darussalam Kepahiang

Tiara Utami, Herda and Aditya Putra, Robby and Kamil, Pajrun (2026) Strategi Bimbingan Individu Dalam Mengatasi Homesickness Untuk Meningkatkan Keterikatan Santri Di Pondok Pesantren Modern Darussalam Kepahiang. Sarjana thesis, Institut Agama Islam Negeri Curup.

[img] Text
HERDA TIARA UTAMI. STRATEGI BIMBINGAN INDIVIDU DALAM MENGATASI HOMESICKNESS UNTUK MENINGKATKAN KETERIKATAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN MODERN DARUSSALAM KEPAHIANG.pdf - Accepted Version

Download (22MB)

Abstract

Herda Tiara Utami NIM.22661009 “Strategi Bimbingan Individu dalam mengatasi Homesickness untuk meningkatkan keterikatan pada Santri Di Pondok Pesantren Modern Darussalam Kepahiang” Skripsi. Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam ( BPI ) Santri baru di pondok pesantren berasrama kerap menghadapi tantangan psikologis berupa homesickness akibat perpisahan dengan keluarga dan lingkungan asal. Kondisi ini dapat mengganggu stabilitas emosi, konsentrasi belajar, serta proses adaptasi santri terhadap kehidupan pesantren. Di Pondok Pesantren Modern Darussalam Kepahiang, fenomena homesickness masih dijumpai pada santri baru, sementara pelaksanaan bimbingan individu belum sepenuhnya berjalan secara terencana dan preventif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengalaman homesickness santri, mendeskripsikan strategi bimbingan individu yang diterapkan dalam mengatasinya, serta menganalisis faktor pendukung dan penghambat strategi tersebut dalam meningkatkan keterikatan santri terhadap pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian meliputi santri baru yang mengalami homesickness serta pembimbing dan wali asrama yang terlibat dalam layanan bimbingan individu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa homesickness dialami santri dalam bentuk gejala emosional, kognitif, dan perilaku, terutama pada masa awal tinggal di asrama. Strategi bimbingan individu yang diterapkan melalui pendekatan empatik, dukungan emosional, penguatan religius, dan arahan adaptif terbukti membantu santri mengelola homesickness secara lebih baik. Penurunan homesickness tersebut berkontribusi pada meningkatnya keterikatan santri terhadap lingkungan pesantren, yang ditandai dengan rasa nyaman, keterlibatan aktif dalam kegiatan, dan munculnya rasa memiliki terhadap pesantren. Keberhasilan strategi ini didukung oleh keterbukaan santri dan dukungan lingkungan, namun masih dihambat oleh keterbatasan waktu pembimbing dan belum optimalnya perencanaan layanan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa strategi bimbingan individu memiliki peran penting dalam mengatasi homesickness sekaligus meningkatkan keterikatan santri di pesantren. Penelitian ini merekomendasikan penguatan layanan bimbingan individu yang lebih sistematis dan preventif, serta membuka peluang penelitian selanjutnya dengan pendekatan dan cakupan yang lebih luas untuk memperdalam pemahaman tentang adaptasi santri di lingkungan pesantren. Kata Kunci: bimbingan individu, homesickness, santri, keterikatan, pesantren.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Creators:
CreatorsEmail
Tiara Utami, Herdahutami@iaincurup.ac.id
Aditya Putra, Robbyrobbyaditiyaputra@iaincurup.co.id
Kamil, Pajrunpajrunkamil@iaincurup.ac.id
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Bimbingan Penyuluhan Islam
Depositing User: akun2 akun2
Date Deposited: 02 Apr 2026 08:48
Last Modified: 02 Apr 2026 08:48
URI: http://e-theses.iaincurup.ac.id/id/eprint/9846

Actions (login required)

View Item View Item