Chelche, Kherin and Yunita, Nurma and Zakiyah, Zakiyah (2026) Analisis Penggunaan Ayat Al-Qur’an pada Tradisi Sedekah Puyang Masyarakat Desa Rantau Dodor Kabupaten Empat Lawang ( Studi Living Qur’an). Sarjana thesis, Institut Agama Islam Negeri Curup.
|
Text
SKRIPSI KHERIN CHELCHE ( IAT 22651007).pdf - Accepted Version Download (5MB) |
Abstract
Kherin Chelche NIM. 22651007 “Analisis Penggunaan Ayat Al-Qur’an Pada Tradisi Sedekah Puyang Masyarakat Desa Rantau Dodor Kabupaten Empat Lawang (Studi Living Qur’an)”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan ayat-ayat Al- Qur’an dalam tradisi Sedekah Puyang yang dilaksanakan oleh masyarakat Desa Rantau Dodor, Kabupaten Empat Lawang, dalam perspektif studi Living Qur’an. Tradisi Sedekah Puyang merupakan praktik keagamaan yang mengintegrasikan unsur budaya lokal dengan pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an sebagai bagian dari rangkaian ritual. Penelitian ini difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu praktik pelaksanaan tradisi, pemahaman masyarakat terhadap penggunaan ayat Al- Qur’an, serta analisis terhadap legitimasi dan makna ayat yang digunakan dalam konteks sosial-keagamaan setempat, dengan menggunakan metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan tokoh agama dan masyarakat, serta dokumentasi terkait pelaksanaan tradisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat-ayat Al-Qur’an dibacakan sebagai bentuk doa, permohonan keselamatan, dan ungkapan rasa syukur, yang dimaknai masyarakat sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah sekaligus menghormati leluhur. Secara analitis, praktik ini merefleksikan dinamika resepsi Al-Qur’an dalam ruang budaya lokal, di mana teks suci tidak hanya dipahami secara normatif, tetapi juga dihidupkan dalam tradisi sosial yang mendapatkan legitimasi dari sebagian masyarakat setempat. Tradisi sedekah puyang di desa Rantau Dodor dilakukan secara kolektif di makam leluhur dengan rangkaian ritual seperti penyembelihan hewan, pembacaan doa, dan makan bersama, memperkuat gotong royong, solidaritas, dan identitas budaya masyarakat. Pemahaman ayat Al-Qur’an dalam tradisi ini bersifat praktis-simbolik untuk keberkahan tanpa pemahaman mendalam, sementara ditemukan praktik sinkretis seperti keyakinan pada keyakinan kekuatan leluhur dan potensi pemborosan yang bertentangan dengan Islam. Penelitian ini menggambarkan fenomena Living Qur’an, yang perlu diimbangi pemahaman aqidah benar agar selaras dengan ajaran Islam. Kata Kunci: Tradisi; Sedekah Puyang; Rantau Dodor; Living Qur’an
| Item Type: | Thesis (Sarjana) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Ilmu Alquran dan Tafsir | ||||||||
| Depositing User: | akun4 akun4 | ||||||||
| Date Deposited: | 13 Mar 2026 07:39 | ||||||||
| Last Modified: | 13 Mar 2026 07:39 | ||||||||
| URI: | http://e-theses.iaincurup.ac.id/id/eprint/9691 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
