Fenomena Fear Of Missing Out (Fomo) dalam Persepsi “Gen Z” Terhadap Standar Kecantikan Iklan Skintific

Nur Azizah, Kharisma and Aditya Putra, Robby and Konggoro, Dete (2026) Fenomena Fear Of Missing Out (Fomo) dalam Persepsi “Gen Z” Terhadap Standar Kecantikan Iklan Skintific. Sarjana thesis, Institut Agama Islam Negri Curup.

[img] Text
KHARISMA NUR AZIZAH - FENOMENA FEAR OF MISSING OUT (FOMO) DALAM PERSEPSI “GEN Z” TERHADAP STANDAR KECANTIKAN IKLAN SKINTIFIC.pdf - Accepted Version

Download (3MB)

Abstract

Kharisma Nur Azizah NIM. 22521017 “Fenomena Fear Of Missing Out (Fomo) Dalam Persepsi “Gen Z” Terhadap Standar Kecantikan Iklan Skintific.” Skripsi, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). Media sosial TikTok telah menjadi ruang visual yang berpengaruh dalam membentuk persepsi standar kecantikan di kalangan Generasi Z. Iklan skincare viral seperti Skintific tidak hanya berfungsi sebagai media promosi, tetapi juga mengonstruksi standar “kulit sempurna” yang identik dengan kulit mulus, glowing, dan tanpa cela. Paparan intensif terhadap representasi tersebut memicu fenomena Fear of Missing Out (FoMO), yaitu rasa takut tertinggal dari tren populer, yang berdampak pada pengalaman emosional dan perilaku konsumsi generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pemaknaan subjektif Generasi Z terhadap standar kecantikan “kulit sempurna” dalam iklan Skintific di TikTok, pengalaman emosional dan perilaku FoMO yang muncul, serta keterkaitannya dengan keputusan pembelian produk skincare. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap mahasiswa Generasi Z pengguna aktif TikTok. Analisis data dilakukan dengan menggunakan konsep Fear of Missing Out (Przybylski), Teori Presentasi Diri (Erving Goffman), dan Self-Determination Theory (Deci dan Ryan) untuk menelaah proses kognitif, emosional, serta dinamika otonomi individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan Skintific dipersepsikan sebagai representasi standar kecantikan ideal yang memicu perbandingan sosial, kecemasan, dan dorongan mengikuti tren. FoMO mendorong perilaku konsumtif, namun sebagian informan menunjukkan kemampuan negosiasi diri melalui sikap selektif dan otonom dalam pengambilan keputusan pembelian. Kesimpulannya, FoMO berperan penting dalam membentuk persepsi standar kecantikan dan perilaku konsumsi Generasi Z, dengan pengaruh yang dimediasi oleh presentasi diri dan tingkat determinasi diri individu. Kata kunci : Fear of Missing Out, Generasi Z, standar kecantikan, TikTok, iklan skincare

Item Type: Thesis (Sarjana)
Creators:
CreatorsEmail
Nur Azizah, Kharismakharismanur@iaincurup.ac.id
Aditya Putra, Robbyrobbyaditiyaputra@iaincurup.co.id
Konggoro, Detedetekonggoro@iaincurup.co.id
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: akun9 akun 9 akun9
Date Deposited: 09 Mar 2026 07:14
Last Modified: 09 Mar 2026 07:14
URI: http://e-theses.iaincurup.ac.id/id/eprint/9646

Actions (login required)

View Item View Item