Pandangan Kepala KUA Kabupaten Rejang Lebong Terhadap Kesiapan Calon Pengantin Untuk Menikah Analisias Hukum Keluarga Islam

Larasaty M, Natasya and Abu Dzar, Muhammad and Birahmat, Budi (2026) Pandangan Kepala KUA Kabupaten Rejang Lebong Terhadap Kesiapan Calon Pengantin Untuk Menikah Analisias Hukum Keluarga Islam. Sarjana thesis, Institut Agama Islam Negeri Curup.

[img] Text
Natasya FullText.pdf - Accepted Version

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka perceraian akibat ketidaksiapan pasangan dalam membangun rumah tangga serta adanya kesenjangan antara konsep ideal kesiapan menikah menurut hukum keluarga Islam dengan praktik pelayanan di Kantor Urusan Agama (KUA) yang cenderung formalistis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan Kepala KUA di Kabupaten Rejang Lebong terhadap konsep kesiapan menikah serta penilaiansya terhadap calon pengantin yang berada di bawah standar kesiapan ditinjau dari Hukum Keluarga Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dan bersifat deskriptif-analitis. Data primer diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan Kepala KUA di enam kecamatan (Curup Kota, Curup Tengah, Curup Timur, Curup Utara, Curup Selatan, dan Selupu Rejang) serta observasi. Data sekunder mencakup bahan hukum primer seperti Al-Qur’an, Hadis, Kompilasi Hukum Islam (KHI), serta regulasi perkawinan di Indonesia. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Kepala KUA di Kabupaten Rejang Lebong memahami kesiapan menikah tidak hanya sebagai pemenuhan syarat administratif formal, melainkan mencakup dimensi substantif yaitu kesiapan pendidikan agama (pemahaman ibadah fardhu 'ain dan kewajiban rumah tangga), kesiapan ekonomi (al-ba'ah secara proporsional), kesiapan psikologis (kematangan emosi dan al-rushd), serta batas usia minimal sesuai regulasi (19 tahun), Ditinjau dari Hukum Keluarga Islam, terhadap calon pengantin yang berada di bawah standar kesiapan, Kepala KUA mengedepankan pendekatan maslahah mursalah dan fungsi pencegahan (dhar’u al-mafasid) melalui bimbingan pranikah intensif sebelum akad dilaksanakan. Penelitian ini menyimpulkan pentingnya penguatan standar penentuan dan indikator kesiapan substantif guna menekan angka perceraian.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Creators:
CreatorsEmail
Larasaty M, Natasyanatasyalarasaty@iaincurup.ac.id
Abu Dzar, Muhammadmabudzar@iaincurup.ac.id
Birahmat, BudiBudibirahmat@gmail.com
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
T Technology > T Technology (General)
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: akun6 akun6
Date Deposited: 16 Sep 2026 03:37
Last Modified: 16 Sep 2026 03:37
URI: http://e-theses.iaincurup.ac.id/id/eprint/10943

Actions (login required)

View Item View Item