Pertimbangan Hakim Dalam Penolakan Dispensasi Kawin Anak: Analisis Hukum Islam Terhadap Penetapan Pengadilan Agama Lubuklinggau Pada Perkara Nomor 191/Pdt.P/2025/Pa.Llg

ANHAR, ANHAR and Kisworo, Budi and Bin Ridwan, Rifanto (2026) Pertimbangan Hakim Dalam Penolakan Dispensasi Kawin Anak: Analisis Hukum Islam Terhadap Penetapan Pengadilan Agama Lubuklinggau Pada Perkara Nomor 191/Pdt.P/2025/Pa.Llg. Masters thesis, Institur Agama Islam Negeri Curup.

[img] Text
ANHAR.pdf

Download (1MB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya permohonan dispensasi kawin anak di Pengadilan Agama, meskipun batas usia minimum perkawinan telah dinaikkan menjadi 19 tahun melalui Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi pertimbangan hukum hakim dalam Penetapan Nomor 191/Pdt.P/2025/PA.LLG yang menolak permohonan dispensasi kawin, serta mengkaji karakteristik pertimbangan tersebut dalam perspektif maslahah mursalah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian hukum normatif-empiris (yuridis-sosiologis), melalui studi dokumen terhadap penetapan pengadilan serta wawancara dengan hakim Pengadilan Agama Lubuklinggau. Data dianalisis secara deskriptif-analitis dengan pendekatan konseptual dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim dalam menolak permohonan dispensasi kawin dibangun melalui tahapan penalaran hukum yang sistematis, meliputi identifikasi fakta hukum, penilaian alat bukti, penafsiran norma “alasan sangat mendesak”, hingga penarikan kesimpulan hukum. Ditinjau dari perspektif maslahah mursalah, penolakan tersebut mencerminkan upaya pencegahan kemudaratan (dar’ al-mafasid) yang lebih besar dibandingkan kemaslahatan jangka pendek yang diharapkan oleh para pemohon. Penerapan prinsip tersebut menunjukkan adanya keselarasan antara prinsip-prinsip hukum Islam dan sistem hukum perlindungan anak di Indonesia, sehingga putusan yang dihasilkan tidak hanya berorientasi pada kepastian hukum, tetapi juga pada perlindungan kepentingan terbaik bagi anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penolakan dispensasi kawin oleh Pengadilan Agama Lubuklinggau merupakan bentuk penerapan prinsip kemaslahatan yang mengintegrasikan nilai-nilai hukum Islam dengan sistem hukum perlindungan anak nasional. Kata Kunci: Dispensasi Kawin, Maslahah Mursalah, Pertimbangan Hakim, Perlindungan Anak

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsEmail
ANHAR, ANHARanhar@iaincurup.ac.id
Kisworo, Budibudikisworo55@gmail.com
Bin Ridwan, Rifantogabung@gmail.com
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
K Law > K Law (General)
Divisions: Pasca Sarjana (S2) > Hukum Keluarga Islam (S2)
Depositing User: akun9 akun 9 akun9
Date Deposited: 08 Sep 2026 08:06
Last Modified: 08 Sep 2026 08:06
URI: http://e-theses.iaincurup.ac.id/id/eprint/10830

Actions (login required)

View Item View Item