Julianti, Resa and Ifnaldi, Ifnaldi and Zelvi, Zelvi (2026) Analisis Psikologi Tokoh Dalam Novel Sang Eksekutor Karya Tere Liye (Kajian Psikoanalisis Sigmund Freud). Sarjana thesis, Institut Agama Islam Negeri Curup.
|
Text
RESA JULIANTI.pdf - Accepted Version Download (2MB) |
Abstract
Karya sastra, khususnya novel, kerap merepresentasikan kondisi kejiwaan manusia yang kompleks, termasuk konflik batin dan mekanisme pertahanan diri tokohnya. Novel Sang Eksekutor karya Tere Liye menghadirkan tokoh Anwar, seorang wartawan investigasi yang secara rahasia menjadi eksekutor bagi pejabat-pejabat yang dianggap menyalahgunakan kekuasaan, sehingga menampilkan kepribadian yang kompleks untuk dikaji secara psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek id, ego, dan superego, serta bentuk-bentuk mekanisme pertahanan diri yang dimiliki tokoh Anwar berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud dan konsep mekanisme pertahanan diri Anna Freud. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Sumber data penelitian adalah novel Sang Eksekutor karya Tere Liye. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, yaitu dengan membaca novel secara berulang, menandai kutipan yang diduga relevan, lalu mencatatnya beserta halaman kemunculannya. Data kemudian dianalisis menggunakan delapan langkah analisis isi menurut Fraenkel dan Wallen, meliputi penentuan sasaran, penentuan unit analisis, penentuan data yang relevan, pengembangan dasar pemikiran, pengembangan rencana sampling, pemfokusan kode kategori, pengujian validitas dan reliabilitas, serta analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur kepribadian tokoh Anwar terbentuk melalui interaksi id, ego, dan superego: id tampak melalui dorongan memperoleh informasi, mempertahankan harga diri, dan menyalurkan kemarahan terhadap ketidakadilan; ego tercermin melalui kemampuan berpikir logis dan mengambil keputusan berdasarkan realitas; superego tampak melalui komitmen terhadap nilai moral dan idealisme penegakan keadilan. Selain itu, ditemukan delapan bentuk mekanisme pertahanan diri, yaitu represi, pembentukan reaksi, isolasi, pembatalan, introyeksi, mengarahkan dorongan kepada diri sendiri, pembalikan, dan sublimasi, sedangkan regresi dan proyeksi tidak ditemukan. Dapat disimpulkan bahwa kepribadian Anwar merupakan hasil interaksi dinamis antara ketiga struktur kepribadian tersebut dan berbagai mekanisme pertahanan diri yang digunakannya untuk menghadapi konflik batin sepanjang cerita.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HC Economic History and Conditions H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor T Technology > T Technology (General) |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah > Tadris Bahasa Indonesia | ||||||||
| Depositing User: | akun6 akun6 | ||||||||
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 08:06 | ||||||||
| Last Modified: | 26 Aug 2026 08:06 | ||||||||
| URI: | http://e-theses.iaincurup.ac.id/id/eprint/10476 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
