Sundari, Oktapia and Khair, Ummul and Putra, Muksal Mina (2026) Analisis Struktur Fungsi Sosial pada Kepercayaan Masyarakat Desa Pulo Geto Kabupaten Kepahiang (Kajian Folklor). Sarjana thesis, Institut Agama Islam Negeri Curup.
|
Text
Oktapia Fulltext.pdf - Accepted Version Download (5MB) |
Abstract
Analisis Struktur Fungsi Sosial Pada Kepercayaan Masyarakat Desa Pulo Geto Kabupaten Kepahiang (Kajian Folklor)” Skripsi Program Studi Tadris Bahasa Indonesia. Kepercayaan masyarakat merupakan salah satu bentuk folklor sebagian lisan yang masih diwariskan secara turun-temurun dalam masyarakat Desa Pulo Geto Kabupaten Kepahiang. Kepercayaan tersebut tidak hanya dipahami sebagai takhayul, tetapi juga mengandung nilai sosial dan budaya dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan struktur kepercayaan masyarakat, fungsi sosial, serta faktor-faktor yang memengaruhi keberlangsungan kepercayaan masyarakat di Desa Pulo Geto Kabupaten Kepahiang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data penelitian berasal dari tokoh adat, tokoh masyarakat, dan masyarakat Desa Pulo Geto yang mengetahui berbagai bentuk kepercayaan rakyat yang masih berkembang di lingkungan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat di Desa Pulo Geto Kabupaten Kepahiang memiliki dua bentuk struktur, yaitu struktur sebab–akibat dan struktur tanda–sebab–akibat. Pada struktur sebab–akibat, bagian “Amen bie teni lei harus nam jemago bebea ngen jemago sikap” merupakan sebab karena berisi tindakan yang harus dilakukan, sedangkan bagian “anok laher coa kecek kasar ngen pekuwe kidek” merupakan akibat yang dipercaya akan terjadi. Pada struktur tanda–sebab–akibat, bagian “Setei kidong tenei lei” merupakan tanda karena menunjukkan suatu keadaan atau pertanda, bagian “inok ngen bapak coa buleak melilit anuk nak gagen” merupakan sebab karena berisi larangan yang harus dihindari, dan bagian “anok telilit tilei posok nak nagen” merupakan akibat yang dipercaya akan terjadi. Kepercayaan tersebut memiliki fungsi sosial sebagai alat pendidikan, alat pengawasan sosial, sistem proyeksi,dan alat pengesahan pranata sosial. Faktor yang memengaruhi keberlangsungan kepercayaan masyarakat adalah adat istiadat yang diwariskan secara turun-temurun, lingkungan sosial, dan keyakinan masyarakat terhadap nilai budaya yang masih kuat hingga saat ini. Kata Kunci: struktur kepercayaan, fungsi sosial, folklor sebagian lisan, takhayul.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform L Education |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah > Tadris Bahasa Indonesia | ||||||||
| Depositing User: | akun4 akun4 | ||||||||
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 03:38 | ||||||||
| Last Modified: | 11 Aug 2026 03:38 | ||||||||
| URI: | http://e-theses.iaincurup.ac.id/id/eprint/10196 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
