Oktaviana, Ranti and Dedi, Syahrial and Birahmat, Budi (2026) Pendampingan Hukum Terhadap Penanganan Kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) di UPTD PPA Kabupaten Rejang Lebong. Sarjana thesis, Institut Agama Islam Negeri Curup.
|
Text
RANTI OKTAVIANA (1).pdf - Accepted Version Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini membahas tentang kekerasan dalam rumah tangga dan pendampingan hukum yang diberikan oleh UPTD PPA. Latar belakang penelitian ini menunjukkan fenomena kekerasan dalam rumah tangga yang mengakibatkan korban mengalami dampak fisik, penderitaan psikologis, sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, keberadaan UPTD PPA berperan penting dalam memberikan perlindungan hukum, pendampingan psikologis, dan pemulihan bagi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan yuridis empiris. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di PPA DP3APPKB Kabupaten Rejang Lebong. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan pendampingan hukum terhadap korban KDRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk kekerasan dalam rumah tangga yang ditemukan di Kabupaten Rejang Lebong meliputi kekerasan fisik, kekerasan psikis, dan penelantaran rumah tangga. Dari ketiga bentuk tersebut, kekerasan fisik dan penelantaran rumah tangga merupakan kasus yang paling banyak ditangani. Faktor penyebab terjadinya KDRT antara lain masalah ekonomi, kurangnya komunikasi dalam keluarga, kecemburuan, perselingkuhan, serta rendahnya pemahaman mengenai hak dan kewajiban dalam rumah tangga. Pendampingan hukum di UPTD PPA Kabupaten Rejang Lebong dilakukan melalui penerimaan pengaduan, konsultasi hukum, pendampingan selama proses hukum, serta koordinasi dengan lembaga bantuan hukum narendradhipa, dan psikolog. Selain memberikan perlindungan hukum, UPTD PPA juga memberikan pendampingan psikologis untuk membantu pemulihan korban. Pelaksanaan pendampingan masih menghadapi beberapa kendala, seperti rendahnya kesadaran hukum masyarakat, ketergantungan ekonomi korban terhadap pelaku, serta keterbatasan sumber daya. Meskipun demikian, pendampingan yang diberikan telah membantu korban memperoleh perlindungan hukum, meningkatkan keberanian untuk melaporkan tindak kekerasan, dan mendukung penyelesaian perkara secara lebih efektif. Kata Kunci : Pendampinganan Hukum, KDRT, UPTD PPA
| Item Type: | Thesis (Sarjana) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform K Law > K Law (General) |
||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Keluarga Islam | ||||||||
| Depositing User: | akun9 akun 9 akun9 | ||||||||
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 07:52 | ||||||||
| Last Modified: | 04 Aug 2026 07:52 | ||||||||
| URI: | http://e-theses.iaincurup.ac.id/id/eprint/10168 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
