Penerapan Iddah dan Ihdad Dikalangan Wanita Bekerja di Desa Bingin Rupit Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara Perspektif Hukum Islam

Ramadani, Pitri and Yusefri, Yusefri and Elfalahy, Lutfy (2026) Penerapan Iddah dan Ihdad Dikalangan Wanita Bekerja di Desa Bingin Rupit Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara Perspektif Hukum Islam. Sarjana thesis, Institut Agama Islam Negri Curup.

[img] Text
PITRI RAMADANI, PENERAPAN IDDAH DAN IHDAD DIKALANGAN WANITA BEKERJA DI DESA BINGIN RUPIT KECAMATAN RUPIT KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA PERSPEKTIF HUKUM ISLAM.pdf - Accepted Version

Download (2MB)
[img] Text
Pitri ramadani,PENERAPAN IDDAH DAN IHDAD DIKALANGAN WANITA BEKERJA.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Pitri ramadani,PENERAPAN IDDAH DAN IHDAD DIKALANGAN WANITA BEKERJA.pdf

Download (2MB)

Abstract

Penerapan Iddah Dan Ihdad Wanita Bekerja Di Desa Bingin Rupit Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara Perspektif Hukum Islam.”Skripsi Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI). Peneliti mengamati aktivitas seorang wanita karier yang tetap bekerja di luar rumah pasca-wafatnya sang suami. Alih-alih membatasi mobilitas publiknya selama masa berkabung, wanita tersebut terpantau kembali melanjutkan rutinitas pekerjaannya hanya selang beberapa hari setelah kepergian suaminya tanpa adanya pelaksanaan Iddah dan Ihdad. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan dan tinjauan Hukum Islam atas pelaksanaan Iddah dan Ihdad dikalangan wanita bekerja di Desa Bingin Rupit. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis empiris, yang berfokus pada pemberlakuan atau implementasi syarat hukum normatif secara in action pada tiap peristiwa hukum tertentu yang terjadi di dalam masyarakat. atau dapat disebut dengan penelitian lapangan (fiel research) yang mengkaji terkait ketentuan hukum yang berlaku serta terjadi ditengah masyarakat Subjek dalam pnelitian ini yaitu masyarakat Desa Bingin Rupit Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara. Ada tiga teknik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu: pertama, faktor yang melatarbelakangi penerapan iddah dan ihdad bagi wanita bekerja ada 3, yaitu faktor kurangnya ilmu pengetahuan, faktor ekonomi untuk memenuhi kebutuhan keluarga, dan faktor pekerjaan di luar rumah. Kedua, perspektif Hukum Islam terhadap pelaksanan iddah dan ihdad yakni diperbolehkan karna dapat dikatakan dengan kondisi ilhaq sesuai dengan hadis nabi yang berbunyi “Keluarlah, lalu petiklah kurmamu. Mudah-mudahan engkau dapat bersedekah atau melakukan suatu kebaikan”. Maka pelaksanaan iddah tidak dimaksudkan untuk menghalangi perempuan dalam memenuhi kebutuhan hidup, bekerja, atau melakukan aktivitas yang membawa kemaslahatan, selama tetap harus menjaga batasan-batasan ihdad, seperti tidak berhias secara berlebihan, tidak memakai wewangian, dan menjaga kehormatan diri. Kata kunci: Iddah dan Ihdad, wanita bekerja, Hukum Islam.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Creators:
CreatorsEmail
Ramadani, Pitripitriramadani@iaincurup.ac.id
Yusefri, Yusefriyusefriys@gmail.com
Elfalahy, Lutfylutfyelfalahy@gmail.com
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: akun2 akun2
Date Deposited: 04 Aug 2026 07:37
Last Modified: 04 Aug 2026 07:37
URI: http://e-theses.iaincurup.ac.id/id/eprint/10160

Actions (login required)

View Item View Item