Peranan Kantor Urusan Agama Kecamatan Selupu Rejang Dalam Mengimplementasikan Perlindungan Hukum Terhadap Kesehatan Reproduksi Perempuan Dalam Kasus Pernikahan Dini

Nurwanto, Nurwanto and Dedi, Syahrial and Elfalahy, Lutfy (2026) Peranan Kantor Urusan Agama Kecamatan Selupu Rejang Dalam Mengimplementasikan Perlindungan Hukum Terhadap Kesehatan Reproduksi Perempuan Dalam Kasus Pernikahan Dini. Sarjana thesis, Institut Agama Islam Negeri Curup.

[img] Text
Nurwanto-Peranan Kantor Urusan Agama Kecamatan Selupu Rejang dalam Mengimplementasikan Perlindungan Hukum Terhadap Kesehatan Reproduksi Perempuan dalam Kasus Pernikahan Dini.pdf - Accepted Version

Download (7MB)

Abstract

Abstrak Pernikahan dini masih menjadi permasalahan yang berdampak terhadap pemenuhan hak perempuan, khususnya hak atas kesehatan reproduksi. Meskipun Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 telah menetapkan batas usia minimum perkawinan menjadi 19 tahun bagi laki-laki dan perempuan, praktik pernikahan dini masih ditemukan di Kecamatan Selupu Rejang. Kondisi tersebut menuntut peran aktif Kantor Urusan Agama (KUA) dalam mengimplementasikan perlindungan hukum terhadap kesehatan reproduksi perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran KUA Kecamatan Selupu Rejang dalam mengimplementasikan perlindungan hukum terhadap kesehatan reproduksi perempuan dalam kasus pernikahan dini serta menganalisis implementasi tersebut ditinjau dari perspektif Maqāṣid al-Syarī'ah. Penelitian ini merupakan penelitian hukum yuridis empiris dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif menggunakan teori implementasi kebijakan Donald S. Van Meter dan Carl E. Van Horn serta dianalisis dalam perspektif Maqāṣid al-Syarī'ah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUA Kecamatan Selupu Rejang telah mengimplementasikan perlindungan hukum terhadap kesehatan reproduksi perempuan melalui verifikasi usia calon mempelai, penerbitan surat penolakan bagi calon mempelai yang belum memenuhi batas usia perkawinan, pelaksanaan Bimbingan Perkawinan, persyaratan pemeriksaan kesehatan reproduksi, serta kolaborasi dengan Puskesmas, Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), dan Cahaya Perempuan Women Crisis Center (CPWCC) Bengkulu melalui Forum Komunikasi Perempuan Akar Rumput (FKPAR). Ditinjau dari perspektif Maqāṣid al-Syarī'ah, implementasi tersebut sejalan dengan prinsip ḥifẓ al-nafs, ḥifẓ al-'aql, dan ḥifẓ al-nasl karena berorientasi pada perlindungan jiwa, peningkatan kesadaran hukum, serta pemeliharaan keturunan melalui pencegahan pernikahan dini. Kata Kunci: Implementasi, Perlindungan Hukum, Kesehatan Reproduksi, Pernikahan Dini, Maqāṣid al-Syarī'ah.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Creators:
CreatorsEmail
Nurwanto, Nurwantonurwanto@iaincurup.ac.id
Dedi, Syahrialsyahrialdedi@iain.curup.ac.id
Elfalahy, Lutfylutfyelfalahy@gmail.com
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: akun2 akun2
Date Deposited: 29 Jul 2026 07:37
Last Modified: 29 Jul 2026 07:37
URI: http://e-theses.iaincurup.ac.id/id/eprint/10147

Actions (login required)

View Item View Item