Strategi Penyuluh Agama Islam Kecamatan Selupu Rejang dalam Meminimalisir Tingkat Perceraian diluar Pengadilan (Studi Kasus di Wilayah Kerja KUA Selupu Rejang)

Nurhaidah, Nurhaidah and Abu Dzar, Muhammad and Anwar, Hakim (2026) Strategi Penyuluh Agama Islam Kecamatan Selupu Rejang dalam Meminimalisir Tingkat Perceraian diluar Pengadilan (Studi Kasus di Wilayah Kerja KUA Selupu Rejang). Sarjana thesis, INTITUT AGAMA ISLAM NEGERI CURUP.

[img] Text
SKRIPSI HKI NURHAIDAH.pdf - Accepted Version

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Nurhaidah, NIM 22621027. “Strategi Penyuluh Agama Islam Kecamatan Selupu Rejang dalam Meminimalisir Tingkat Perceraian di Luar Pengadilan (Studi Kasus di Wilayah Kerja KUA Selupu Rejang)”. Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI), Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terjadinya perceraian di luar pengadilan di Kecamatan Selupu Rejang. Perceraian yang dilakukan tanpa melalui Pengadilan Agama mengakibatkan tidak adanya kepastian hukum, tidak terpenuhinya hak-hak istri dan anak, serta tidak diterbitkannya akta cerai sebagai bukti sah perceraian. Berdasarkan kondisi di lapangan, praktik ini banyak dilakukan oleh pasangan berusia lanjut yang menganggap perceraian secara agama sudah cukup dan proses perceraian melalui pengadilan tidak lagi diperlukan. Oleh karena itu, peran Penyuluh Agama Islam sangat penting dalam memberikan pembinaan dan meningkatkan kesadaran hukum masyarakat guna meminimalisir terjadinya perceraian di luar pengadilan. Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkan bahwa: Pertama, faktor penyebab terjadinya perceraian di luar pengadilan meliputi rendahnya pemahaman hukum masyarakat, faktor ekonomi, konflik rumah tangga, rendahnya pemahaman agama, serta pengaruh lingkungan dan adat masyarakat. Kedua, strategi Penyuluh Agama Islam dalam meminimalisir perceraian di luar pengadilan dilakukan melalui penyuluhan keagamaan, pembinaan keluarga sakinah, mediasi dan konsultasi rumah tangga, serta pendampingan terhadap pasangan yang mengalami konflik keluarga. Ketiga, faktor pendukung strategi tersebut yaitu adanya kerja sama antara KUA dengan tokoh agama dan masyarakat serta dukungan program pembinaan keluarga. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kurangnya kesadaran masyarakat, keterbatasan jumlah penyuluh, serta luasnya wilayah binaan. Kata Kunci: Strategi, Penyuluh Agama Islam, Perceraian di Luar Pengadilan, KUA Selupu Rejang.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Creators:
CreatorsEmail
Nurhaidah, Nurhaidahnurhaidah@iaincurup.ac.id
Abu Dzar, Muhammadabudzahrmuhamammad@gmail.com
Anwar, Hakimanwarhakim@gmail.com
Uncontrolled Keywords: Strategi, Penyuluh Agama Islam, Perceraian di Luar Pengadilan, KUA Selupu Rejang
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: akun10 akun10
Date Deposited: 10 Jul 2026 09:04
Last Modified: 10 Jul 2026 09:04
URI: http://e-theses.iaincurup.ac.id/id/eprint/10044

Actions (login required)

View Item View Item