Implementasi Peraturan Perlindungan Korban Pemerkosaan Anak dibawah Umur Oleh Kepolisisan Rejang Lebong di Tinjau dari Hukum Islam (Studi Kasus Polres Rejang Lebong Tahun 2023)

Franjaya, Supandrio and Habiburrahman, Habiburrahman and Hakim, Anwar (2026) Implementasi Peraturan Perlindungan Korban Pemerkosaan Anak dibawah Umur Oleh Kepolisisan Rejang Lebong di Tinjau dari Hukum Islam (Studi Kasus Polres Rejang Lebong Tahun 2023). Sarjana thesis, INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) CURUP.

[img] Text
SUPANDRIO FRANJAYA .pdf - Accepted Version

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Supandrio Franjaya ( 20671047) : Implementasi Peraturan Perlindungan Korban Pemerkosaan Anak Di Bawah Umur Oleh Kepolisian Rejang Lebong Ditinjau Dari Hukum Islam (Studi Kasus Polres Rejang Lebong Tahun 2023) Tindak pidana pemerkosaan terhadap anak di bawah umur merupakan salah satu bentuk kekerasan seksual yang sangat meresahkan dan berdampak negatif terhadap korban, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Dalam implementsai peraturan perlindungan korban pemerkosaan anak di bawah umur, kepolisian memiliki peran penting dalam penegakan hukum serta perlindungan terhadap hak anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya yang dilakukan oleh Kepolisian Resor (Polres) Rejang Lebong dalam menangani tindak pidana pemerkosaan terhadap anak di bawah umur, dengan tinjauan dari perspektif hukum Islam. penelitian ini mengkaji bagaimana proses penanganan kasus, perlindungan terhadap korban, serta pencegahan yang diterapkan oleh Polres Rejang Lebong selama tahun 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pihak kepolisian, tokoh masyarakat, dan lembaga perlindungan anak setempat, serta kajian dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Polres Rejang Lebong telah melaksanakan berbagai upaya penanggulangan, termasuk penyelidikan, penangkapan pelaku, serta pendampingan terhadap korban melalui unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Selain itu, kepolisian juga berkoordinasi dengan berbagai pihak, seperti Dinas Sosial dan lembaga perlindungan anak, untuk memberikan perlindungan hukum dan rehabilitasi bagi korban. Dari perspektif hukum Islam, tindakan pemerkosaan terhadap anak di bawah umur dianggap sebagai bentuk pelanggaran berat yang tidak hanya merugikan korban, tetapi juga merusak tatanan sosial dan moral masyarakat. Hukum Islam mengatur hukuman yang berat bagi pelaku pemerkosaan, dengan tujuan memberikan efek jera dan melindungi hak-hak individu, khususnya anak-anak. Dalam konteks ini, impelementasi peraturan perlindungan korban pemerkosaan anak di bawah usejalan dengan prinsip-prinsip perlindungan terhadap hak-hak anak dalam Islam, seperti perlindungan terhadap martabat, kehormatan, dan keselamatan jiwa anak. Kata kunci : Implementasi Kepolisian, Pidana, Pemerkosaan Anak.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Creators:
CreatorsEmail
Franjaya, Supandriosupandrio@iaincurup.ac.id
Habiburrahman, Habiburrahmanhabiburrahman@iaincurup.ac.id
Hakim, Anwaranwarhakim@gmail.com
Subjects: J Political Science > J General legislative and executive papers
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Tata Negara Islam
Depositing User: akun9 akun 9 akun9
Date Deposited: 08 Apr 2026 02:54
Last Modified: 08 Apr 2026 02:54
URI: http://e-theses.iaincurup.ac.id/id/eprint/9882

Actions (login required)

View Item View Item