Elvina Lubis, Metriah and Aprizon Putra, David and Hakim, Anwar (2025) Implementasi Peraturan Daerah Lebong No-Mor 15 Tahun 2007 tentang Larangan Melepas Hewan Ternak Kaki Empat Ditinjau dari Per-Spektif Maslahah Mursalah (Studi Kasus Kabupaten Lebong). Sarjana thesis, INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) CURUP.
|
Text
METRIAH ELVINA LUBIS.pdf Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK METRIAH ELVINA LUBIS, IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH LEBONG NOMOR 15 TAHUN 2007 TENTANG LARANGAN MELEPAS HEWAN TERNAK KAKI EMPAT DITINJAU DARI PERSPEKTIF MASLAHAH MURSALAH (STUDI KASUS KABUPATEN LEBONG) Di Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu masih terdapat banyak pelang-garan-pelanggaran yang dilakukan oleh pemilik hewan ternak kaki empat terhadap Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2007 tentang larangan melepas hewan ternak kaki empat di kabupaten lebong, seperti : melepasliarkan hewan ternak secara bebas, sehingga banyak sekali terjadi dampak negatif yang merugikan masyarakat akibat hewan ternak tersebut seperti : rusaknya area pertanian seperti sawah dan kebun warga, hilangnya keindahan kota dan desa, apalagi dengan adanya kotoran hewan ternak tersebut yang merusak keindahan lingkungan kota dan desa, dan yang sangat tidak diinginkan seperti menyebabkan kecelakaan lalu lintas akibat dilepasliarkan hewan ternak tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah Yuridis Empiris. Tujuannya menganalis kasus dengan metode memadupadukan bahan-bahan hukum (informasi sekunder) dengan informasi primer yang diperoleh di lapangan seperti wawancara. Penelitian ini juga dimaksudkan untuk mengetahui implemen-tasi peraturan daerah nomor 15 tahun 2007 tentang larangan melepas hewan ternak kaki empat di kabupaten lebong , dan tinjauan maslahah mursalah terhadap pera-turan daerah nomor 15 tahun 2007 tentang larangan melepas hewan ternak kaki empat di kabupaten lebong. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa implementasi peraturan daerah no-mor 15 tahun 2007 tentang larangan melepas hewan ternak kaki empat di kabupat-en lebong, dalam penerapan hukumnya terdapat sanksi administratif yaitu apabila hewan ternak yang terlepas karena disengaja dikenakan sanksi denda paling tinggi 40% dari taksiran harga jual hewan yang bersangkutan, dan apabila hewan ternak lepas karena kelalaian dikenakan denda paling tinggi 25% dari taksiran harga jual hewan yang bersangkutan. akan tetapi terdapat adanya faktor pengahambat yang menjadi faktor penghambatnya penegakan peraturan daerah tersebut adalah seper-ti, kurangnya sosialisasi dari pemerintah di masyarakat, serta dari faktor sarana dan prasarana, kurangnya kesadaran masyarakat, serta dari faktor kebiasaan dari masyarakat yang tidak menghiraukan akan adanya peraturan daerah tersebut. Da-lam tinjauan maslahah mursalah terhadap peraturan daerah nomor 15 tahun 2007 tentang larangan melepas hewan ternak kaki empat di kabupaten lebong, belum sesuai karena belum berjalan dengan semestinya seperti yang diinginkan. Dengan bernuansa islam dalam maslahah mursalah yang lebih mengutamakan kemaslahatan umat manusia dan menghilangkan mudarat bagi masyarakat. Kata kunci : Implementasi, Perda, Maslahah Mursalah
| Item Type: | Thesis (Sarjana) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Subjects: | L Education > L Education (General) | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Tata Negara Islam | ||||||||
| Depositing User: | akun9 akun 9 akun9 | ||||||||
| Date Deposited: | 29 Dec 2025 02:46 | ||||||||
| Last Modified: | 29 Dec 2025 02:46 | ||||||||
| URI: | http://e-theses.iaincurup.ac.id/id/eprint/9523 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
