Analisa Penyelesaian Sengketa Keluarga di Tinjau dari Hukum Adat Rejang dan Hukum Islam Studi Kasus di Kabupaten Lebong

Ngatmin, Ngatmin and Kisworo, Budi and Bin Ridwan, Rifanto (2024) Analisa Penyelesaian Sengketa Keluarga di Tinjau dari Hukum Adat Rejang dan Hukum Islam Studi Kasus di Kabupaten Lebong. Sarjana thesis, Institut Agama Islam Negeri Curup.

[img] Text
Ngatmin.pdf - Accepted Version

Download (1MB)

Abstract

Penyelesaian sengketa dapat dilakukan melalui dua proses, proses penyelesaian sengketa tertua dengan melalui proses litigasi di dalam pengadilan, kemudian berkembang proses penyelesaian sengketa melalui kerja sama (kooperatif) di luar pengadilan. Hukum adat orang Rejang juga berlaku bagi semua suku bangsa yang tinggal di sana.. Oleh karena itu, dalam penelitian ini akan dilihat siapakah orang Rejang dan bagaimana mereka menjadikan Kelpeak Ukum Adat Ngen Ca’o Kutei Jang Kabupaten Rejang Lebong dan Kabupaten Lebong sebagai pedoman dalam kehidupan berma syarakatnya.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian yuridis normatif (metode penelitian hukum normatif). Selanjutnya ditinjau dari penelitian yang dilakukan secara kualitatif tidak menggunakan istilah populasi melainkan istilah situasi sosial atau situasi sosial yang mencakup tiga jenis unsur yaitu; tempat, pelaku dan aktivitas yang berinteraksi secara sinergis. Yang dimaksud dalam situasi sosial dapat diartikan dan dinyatakan sebagai objek/subjek penelitian yang ingin dipahami secara mendalam. Mekanisme penyelesaian perselisihan perkawinan pada masyarakat adat Rejang di Kabupaten Lebong dilakukan secara musyawarah yang dilakukan oleh beberapa pihak. Pertama. Penyelesaian antara pribadi, keluarga, dan tetangga. Guna mengembalikan keseimbangan keluarga dan sosial kemasyarakatan, apabila terjadi perselisihan perkawinan yang dialami anggota masyarakat adat, maka terlebih dahulu diselesaikan oleh pribadi yang bersangkutan. Kedua belah pihak yang berselisih diminta berdamai untuk menyelesaikan perselisihannya sebelum minta bantuan kepada pihak lain. Apabila perselisihan tersebut tidak dapat diselesaikan oleh para pihak yang bersangkutan, dilanjutkan dengan mengadakan pertemuan antara keluarga para pihak yang berselisih dengan tujuan utama mengadakan perundingan untuk damai.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Creators:
CreatorsEmail
Ngatmin, Ngatminngatmin.mhs@iaincurup.ac.id
Kisworo, Budibudikisworo55@gmail.com
Bin Ridwan, Rifantogubug@gamil.com
Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
T Technology > T Technology (General)
Divisions: Pasca_Sarjana > Hukum Keluarga Islam-S2
Depositing User: akun3 akun3
Date Deposited: 23 Jul 2024 03:27
Last Modified: 23 Jul 2024 03:27
URI: http://e-theses.iaincurup.ac.id/id/eprint/6902

Actions (login required)

View Item View Item