Implementasi Undang-Undang No 16 Tahun 2019 tentang Batas Usia Perkawinan di Desa Sunggutan Air Besar Kecamatan Pangkalan Lampam Kabupaten Ogan Komering Ilir

Apriansyah, Jesika and Elfalahy, Lutfy and soderi, Ridhokimura (2026) Implementasi Undang-Undang No 16 Tahun 2019 tentang Batas Usia Perkawinan di Desa Sunggutan Air Besar Kecamatan Pangkalan Lampam Kabupaten Ogan Komering Ilir. Sarjana thesis, Institut Agama Islam Negeri Curup.

[img] Text
Jesika Fulltext.pdf - Accepted Version

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Jesika Apriansyah (20621025) ‘’Implementasi Undang-Undang No 16 Tahun 2019 Tentang Batas Usia Perkawinan Di Desa Sunggutan Air Besar Kecamatan Pangkalan Lampam Kabupaten Ogan Komering Ilir’’ Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang perubahan batas minimal usia perkawinan di Desa Sunggutan Air Besar Kecamatan Pangkalan Lampam Kabupaten Ogan Komering Ilir, mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perkawinan di bawah umur, serta mengetahui kendala dan hambatan dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pemerintah desa, kepala dusun, serta pihak terkait dalam pelaksanaan administrasi perkawinan. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 di Desa Sunggutan Air Besar telah berjalan cukup baik melalui sosialisasi, penyuluhan, pemeriksaan persyaratan perkawinan, koordinasi antara pemerintah desa dan pihak terkait, serta penerapan prosedur penolakan bagi calon pengantin yang belum mencapai usia 19 tahun. Jumlah perkawinan di bawah umur juga mengalami penurunan, yaitu dari 13 kasus pada tahun 2020 menjadi 12 kasus pada tahun 2021 dan 9 kasus pada tahun 2022. Namun, perkawinan di bawah umur masih terjadi karena faktor rendahnya pendidikan, kondisi ekonomi, pergaulan remaja, kehamilan di luar nikah, kurangnya pengawasan orang tua, adanya pasangan yang dianggap telah mapan, serta pengaruh adat dan kebiasaan masyarakat. Kendala utama implementasi adalah belum meratanya pemahaman dan kesadaran hukum masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi berkelanjutan, peningkatan koordinasi, serta keterlibatan keluarga dan masyarakat dalam mencegah perkawinan di bawah umur. Kata Kunci: Implementasi, Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019, Batas Usia Perkawinan, Perkawinan di Bawah Umur.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Creators:
CreatorsEmail
Apriansyah, Jesikajesikaafriansyah@iaincurup.ac.id
Elfalahy, Lutfylutfyelfalahy@gmail.com
soderi, Ridhokimurarhidokimura@iaincurup.ac.id
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: akun4 akun4
Date Deposited: 16 Sep 2026 03:43
Last Modified: 16 Sep 2026 03:43
URI: http://e-theses.iaincurup.ac.id/id/eprint/10942

Actions (login required)

View Item View Item