Penetapan Asal Usul Anak Luar Nikah Dari Ayah Biologis Dan Dampaknya Dalam Nafkah Anak Menurut Perspektif Kompilasi Hukum Islam (Khi) (Analisis Putusan Pa Lubuklinggau Nomor 197/Pdt.G/2025/Pa.Llg)”

ARMANSYAH, ARMANSYAH and Edyar, Busman and Hayati, Ilda (2026) Penetapan Asal Usul Anak Luar Nikah Dari Ayah Biologis Dan Dampaknya Dalam Nafkah Anak Menurut Perspektif Kompilasi Hukum Islam (Khi) (Analisis Putusan Pa Lubuklinggau Nomor 197/Pdt.G/2025/Pa.Llg)”. Masters thesis, Institur Agama Islam Negeri Curup.

[img] Text
ARMANSYAH.pdf

Download (3MB)

Abstract

Armansyah Nim : 24801023 : Penetapan Asal Usul Anak Luar Nikah Dari Ayah Biologis dan Dampaknya dalam Bafkah Anak Menurut Perspektif Kompilasi Hukum Islam (KHI) (Analisis Putusan Pengadilan Agama Lubuklinggau Nomor 197/Pdt.G/2025/PA.LLG), Penetapan asal usul anak luar nikah dari ayah biologis merupakan persoalan yang masih menimbulkan perdebatan dalam hukum keluarga Islam, terutama karena adanya perbedaan antara ketentuan fikih klasik, Kompilasi Hukum Islam (KHI), dan perkembangan hukum nasional. Persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan status anak, tetapi juga tanggung jawab ayah biologis dalam pemenuhan nafkah. Perkembangan hukum melalui Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010 memberikan ruang bagi pengakuan hubungan keperdataan anak dengan ayah biologis apabila hubungan tersebut dapat dibuktikan. Penelitian ini menganalisis penetapan asal usul anak luar nikah dari ayah biologis serta dampaknya terhadap kewajiban nafkah anak dalam Putusan Pengadilan Agama Lubuklinggau Nomor 197/Pdt.G/2025/PA.LLG dalam perspektif hukum Islam. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui studi putusan pengadilan, peraturan perundang-undangan, Kompilasi Hukum Islam, literatur hukum Islam, serta wawancara dengan majelis hakim yang memeriksa dan memutus perkara. Data dianalisis secara deskriptif-analitis dengan menggabungkan aspek normatif dan fakta persidangan. Pendekatan ini digunakan untuk memahami pertimbangan hakim dalam menetapkan hubungan biologis antara anak dan ayah biologis serta konsekuensi hukumnya terhadap pemenuhan nafkah anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan asal usul anak dalam Putusan Pengadilan Agama Lubuklinggau Nomor 197/Pdt.G/2025/PA.LLG didasarkan pada keseluruhan alat bukti yang saling berkaitan, berupa bukti elektronik, bukti medis, keterangan saksi, dan pengakuan parsial tergugat. Meskipun tidak dilakukan tes DNA, hakim memperoleh keyakinan hukum melalui keterkaitan antaralat bukti dalam persidangan. Penetapan hubungan biologis tersebut berdampak pada kewajiban ayah biologis untuk memberikan nafkah kepada anak sebagai bentuk tanggung jawab dan perlindungan terhadap kepentingan anak. Dalam perspektif hukum Islam, meskipun fikih klasik pada umumnya tidak menetapkan nasab anak luar nikah kepada ayah biologis, pendekatan maqāṣid al-syarī‘ah memberikan ruang untuk mengutamakan kemaslahatan dan perlindungan anak. Dengan demikian, putusan tersebut menunjukkan pendekatan hukum yang lebih kontekstual dalam menjamin hak dan kesejahteraan anak luar nikah. Kata Kunci: Anak luar nikah, ayah biologis, nafkah anak, hukum Islam, putusan pengadilan agama.

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsEmail
ARMANSYAH, ARMANSYAHarmansyah@iaincurup.ac.id
Edyar, Busmanbusmanedyar@gmail.com
Hayati, Ildaildasatu@yahoo.co.id
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pasca Sarjana (S2) > Hukum Keluarga Islam (S2)
Depositing User: akun9 akun 9 akun9
Date Deposited: 03 Sep 2026 07:40
Last Modified: 03 Sep 2026 07:40
URI: http://e-theses.iaincurup.ac.id/id/eprint/10714

Actions (login required)

View Item View Item