Analisis Yuridis dan Keadilan Substantif Dalam Permohonan Izin Poligami Di Pengadilan Agama Curup Pada Putusan No.37/Pdt.G/2025/Pa.Crp

Olviyani, Gita and Kisworo, Budi and Lendrawati, Lendrawati (2026) Analisis Yuridis dan Keadilan Substantif Dalam Permohonan Izin Poligami Di Pengadilan Agama Curup Pada Putusan No.37/Pdt.G/2025/Pa.Crp. Masters thesis, INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI CURUP.

[img] Text
TESIS GITA OLVIYANI.pdf

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK ANALISIS YURIDIS DAN KEADILAN SUBSTANTIF DALAM PERMOHONAN IZIN POLIGAMI DI PENGADILAN AGAMA CURUP PADA PUTUSAN NO.37/Pdt.G/2025/PA.Crp Gita Olviyani 24801019 Penelitian ini dilatarbelakangi dengan ditemukan disparitas antara ketentuan hukum positif dengan pertimbangan hakim dalam perkara permohonan izin poligami di Penadilan Agama Curup. Meskipun Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan menganut asas monogami dan menetapkan syarat-syarat ketat untuk permohonan poligami, dalam praktiknya hakim memberikan izin berdasarkan pertimbangan di luar ketentuan tekstual undang-undang demi mencapai keadilan. Studi ini secara khusus menganalisis Putusan No. 37/Pdt.G/2025/PA.Crp di Pengadilan Agama Curup, di mana hakim mengabulkan permohonan izin poligami meskipun alasan yang diajukan pemohon tidak selaras dengan syarat alternatif dalam Pasal 4 ayat (2) UU Perkawinan. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengetahui nalar hukum hakim di balik putusan tersebut dan bagaimana keadilan substantif yang diperoleh oleh pihak yang terlibat. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan yuridis empiris. Penelitian berlokasi di Pengadilan Agama Curup Kelas IB, Provinsi Bengkulu. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan Hakim. Sementara itu, data sekunder berupa salinan putusan No.37/Pdt.G/2025/PA.Crp serta literature yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan nalar hukum hakim dalam Putusan No.37/Pdt.G/2025/PA.Crp didasarkan pada ijtihad hakim untuk menyesuaikan dengan kondisi faktual di lapangan seperti mempertimbangkan kemaslahatan pihak pihak yang terlibat seperti untuk mendapatkan status istri dan anak secara sah terhindar dari perkataan negatif dari masyarakat, adanya persetujuan istri sah dan upaya menghindari dampak negatif jika permohonan ditolak. Keadilan substantif dalam putusan ini direfleksikan melalui pengambilan keputusan yang tidak hanya terpaku pada prosedur normatif, tetapi lebih mengedepankan perlindungan terhadap pihak-pihak yang rentan dan pemenuhan rasa keadilan bagi para pihak yang terlibat. Kata Kunci : Poligami, Nalar Hukum Hakim, Keadilan Substantif

Item Type: Thesis (Masters)
Creators:
CreatorsEmail
Olviyani, Gitagitaolviyani09@gmail.com
Kisworo, Budibudikisworo55@gmail.com
Lendrawati, Lendrawatilendrawati@iaincurup.ac.id
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Pasca Sarjana (S2) > Hukum Keluarga Islam (S2)
Depositing User: akun10 akun10
Date Deposited: 03 Sep 2026 07:30
Last Modified: 03 Sep 2026 07:30
URI: http://e-theses.iaincurup.ac.id/id/eprint/10705

Actions (login required)

View Item View Item