Sunarto, Aman and Aditya Putra, Robby and Kamil, Pajrun (2026) Pendekatan Kultural Penyuluh Agama Islam dalam Membina dan Meningkatkan Religiusitas Jama‘Ah Majlis Taklim Izzatul Jannah Dikelurahan Kota Padang. Sarjana thesis, Institut Agama Islam Negeri Curup.
|
Text
Aman Sunarto Fulltext..pdf - Accepted Version Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK Aman Sunarto. 22661002. Pentingnya pendekatan kultural dalam pelaksanaan penyuluhan agama Islam sebagai upaya membina dan meningkatkan religiusitas jamaah majelis taklim. Penyuluh agama Islam tidak hanya berperan sebagai penyampai materi keagamaan, tetapi juga dituntut mampu memahami kondisi sosial budaya masyarakat agar proses pembinaan berlangsung secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendekatan kultural yang diterapkan penyuluh agama Islam dalam membina dan meningkatkan religiusitas jamaah Majelis Taklim Izzatul Jannah di Masjid Al Ikhlas serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Lokasi penelitian berada di Majelis Taklim Izzatul Jannah, Masjid Al Ikhlas, Kelurahan Kota Padang. Informan penelitian terdiri atas penyuluh agama Islam, pengurus majelis taklim, dan jamaah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuluh agama Islam menerapkan pendekatan kultural dengan memahami budaya lokal, mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam tradisi masyarakat, menggunakan komunikasi yang persuasif, serta memberikan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan tersebut mampu meningkatkan partisipasi jamaah dalam kegiatan majelis taklim, memperkuat pemahaman keagamaan, meningkatkan pelaksanaan ibadah, dan membentuk perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Islam. Faktor pendukung meliputi dukungan pengurus majelis taklim, tokoh masyarakat, antusiasme jamaah, serta kompetensi penyuluh. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan tingkat pendidikan dan pemahaman jamaah, kesibukan masyarakat, keterbatasan sarana pendukung, serta pengaruh perkembangan teknologi dan budaya luar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pendekatan kultural merupakan strategi yang efektif dalam membina dan meningkatkan religiusitas jamaah Majelis Taklim Izzatul Jannah karena mampu menyesuaikan penyampaian dakwah dengan karakteristik sosial budaya masyarakat sehingga pesan-pesan keagamaan lebih mudah diterima dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: Pendekatan Kultural, Penyuluh Agama Islam, Religiusitas, Majelis Taklim.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Subjects: | L Education > LA History of education | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Bimbingan Penyuluhan Islam | ||||||||
| Depositing User: | akun8 akun8 | ||||||||
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 08:39 | ||||||||
| Last Modified: | 26 Aug 2026 08:39 | ||||||||
| URI: | http://e-theses.iaincurup.ac.id/id/eprint/10594 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
