Kajian Stilistika Pada Naskah Drama Pelukis Dan Wanita Karya Adhyra Irianto

Fitria, Ananda and Botifar, Maria and Meldina, Tika (2026) Kajian Stilistika Pada Naskah Drama Pelukis Dan Wanita Karya Adhyra Irianto. Sarjana thesis, Institut Agama Islam Negeri Curup.

[img] Text
ANANDA FITRIA.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh naskah drama "Pelukis & Wanita" karya Adhyra Irianto yang berisi kekaburan makna yang diakibatkan dari penggunaan penyimpangan bahasa dan penggunaan kekayaan gaya bahasa dalaam pemaparan cerita pada dialog-dialognya, sehingga menarik untuk dikaji secara stilistika, khususnya melalui teori deviasi Geoffrey Leech dan teori foregrounding Jan Mukařovský. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengidentifikasi bentuk penyimpangan struktur konvensional teks sastra, 2) mengidentifikasi efek artistik atau penonjolan (foregrounding) dari penggunaan deviasi bahasa, dan 3) mengetahui ciri khas estetika pengarangan dalam naskah tersebut dilihat dari perspektif stilistika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisis isi (content analysis). Data primer diperoleh melalui pembacaan cermat (close reading) terhadap naskah drama "Pelukis dan Wanita" yang diterbitkan oleh Andhra Grafika pada Januari 2021, sedangkan data sekunder bersumber dari buku, jurnal, dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan ditemukannya 134 data penyimpangan struktur konvensional yang terbagi ke dalam tujuh kategori, dengan dominasi pada tataran sintaksis dan semantik, yang mengindikasikan bahwa penyimpangan tersebut digunakan secara sadar oleh pengarang untuk mencapai tujuan estetis dan ideologis. Pada tataran sintaksis, penyimpangan yang paling dominan berupa inversi struktur kalimat dan elipsis dialogis yang memutus alur logis percakapan antartokoh, sementara pada tataran semantik ditemukan pelanggaran kolokasi dan personifikasi terhadap objek-objek mati sebagai representasi kebekuan waktu dalam penantian tokoh. Selain itu, ditemukan 40 data foregrounding yang tersebar pada tiga babak naskah, dengan efek penonjolan paling menonjol berupa repetisi dan struktur sirkular, diam dan keruntuhan bahasa, serta apropriasi dan ironi linguistik yang membentuk pola peningkatan intensitas dari awal hingga akhir cerita. Penelitian ini juga berhasil merumuskan enam ciri khas estetika pengarangan Adhyra Irianto, yaitu sirkularitas struktur, defamiliarisasi gramatikal, diam sebagai unit bahasa, apropriasi dan ironi linguistik, estetika absurd yang menolak resolusi naratif, serta refleksi meta-artistik. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa penyimpangan bahasa dalam naskah "Pelukis & Wanita" bukan kelalaian yang disengaja, justru sebuah strategi artistik yang sengaja dipilih untuk membangun kritik terhadap otoritas, hierarki pengetahuan, dan relasi kuasa, sekaligus memperkuat visi dramatik tentang penantian dan kegagalan yang tidak berkesudahan.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Creators:
CreatorsEmail
Fitria, Anandaanandafitria@iaincurup.ac.id
Botifar, Mariamariabotifar@iaincurup.ac.id
Meldina, Tikatikameldina@iaincurup.ac.id
Subjects: L Education
Divisions: Fakultas Tarbiyah > Tadris Bahasa Indonesia
Depositing User: akun6 akun6
Date Deposited: 24 Aug 2026 02:10
Last Modified: 24 Aug 2026 02:14
URI: http://e-theses.iaincurup.ac.id/id/eprint/10501

Actions (login required)

View Item View Item