Novella Sapitri, Jesika and Asmara, Musda and Birahmat, Budi (2026) Kepercayaan Larangan Suami Menyiksa Hewan Ketika Istri Sedang Hamil dalam Perspektif Urf di Desa Batu Bandung Kabupaten Kepahiang. Sarjana thesis, Institut Agama Islam Negeri Curup.
|
Text
JESIKA NOVELLA SAPITRI Kepercayaan Larangan Suami Meyiksa Hewan Ketika Istri Sedang Hamil Dalam Perspektif Urf Di Desa Batu Bandung Kabupaten Kepahiang.pdf - Accepted Version Download (5MB) |
Abstract
ABSTRAK Jesika Novella Sapitri NIM. 22621019 “ Kepercayaan larangan Suami Menyiksa Hewan Ketika Istri Sedang Hamil Dalam Perspektik Urf Di Desa Batu Bandung Kabupaten Kepahiang” Tradisi kepercayaan kepercayaan larangan suami menyiksa hewan ketika istri sedang hamil merupakan salah satu kebiasaan yang masih dipertahankan oleh masyarakat Desa Batu Bandung, Kabupaten Kepahiang. Tradisi ini diwariskan secara turun-temurun dan diyakini memiliki hubungan dengan keselamatan serta kondisi anak yang akan dilahirkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan dan kepercayaan masyarakat terhadap tradisi tersebut serta menganalisis kedudukannya dalam perspektif ‘urf dalam hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif empiris dengan pendekatan kualitatif. Penelitian normatif empiris dilakukan dengan mengkaji ketentuan hukum Islam mengenai konsep 'urf serta menghubungkannya dengan fakta-fakta yang terjadi di masyarakat. Data penelitian terdiri atas data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat Desa Batu Bandung, serta data sekunder yang diperoleh dari literatur, jurnal, dan dokumen yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan cara mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan, serta menghubungkan temuan lapangan dengan teori 'urf dalam ushul fikih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memandang tradisi tersebut sebagai bentuk kehati-hatian, penghormatan terhadap adat leluhur, serta upaya menjaga ketenangan dan keselamatan ibu hamil serta calon anak. Meskipun sebagian masyarakat meyakini adanya hubungan antara tindakan menyiksa hewan dengan kondisi janin, sebagian lainnya memandangnya sebagai nasihat moral agar manusia berperilaku penuh kasih sayang terhadap makhluk hidup. Dalam perspektif ‘urf, tradisi ini termasuk ‘urf fi‘li karena berupa kebiasaan dalam bentuk perbuatan dan tergolong ‘urf shahih selama dipahami sebagai nilai moral dan tidak diyakini sebagai ketentuan yang memiliki kekuatan hukum syariat. Dengan demikian, tradisi tersebut dapat diterima sebagai kearifan lokal yang tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam. Kata Kunci: Tradisi, Kehamilan, Kepercayaan larangan Menyiksa Hewan, ‘Urf, Hukum Islam.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Subjects: | K Law > K Law (General) | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Keluarga Islam | ||||||||
| Depositing User: | akun2 akun2 | ||||||||
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 07:37 | ||||||||
| Last Modified: | 29 Jul 2026 07:37 | ||||||||
| URI: | http://e-theses.iaincurup.ac.id/id/eprint/10135 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
