Ariaynti, Cindy and Syah, Mabrur and Agustian, Tomi (2026) Implementasi Denda Adat Zina Analisis Hukum Ekonomi Syariah di Desa Tabarenah pada Adat Rejang. Sarjana thesis, INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) CURUP.
|
Text
CINDY ARIYANTI .pdf - Accepted Version Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK Cindy Ariyanti NIM. 22701004 “Implementasi Denda Adat Zina Analisis Hukum Ekonomi Syariah Di Desa Tabarenah Pada Adat Rejang.” Skripsi, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES). Terbentuknya hukum adat adalah untuk mengatur tingkah laku masyarakat, menjaga ketertiban, menjaga aturan dan kebiasaan yang sudah ada dalam masyarakat. Begitu juga dengan denda adat zina yang dikenal dengan istilah Nepung di Desa Tabarenah yang sampai sekarang masih dijalankan sebagai aturan adat untuk menjaga nama baik dan ketertiban desa. Namun, dalam pelaksanaannya masih ada pelaku yang merasa kesulitan untuk memenuhi denda adat karena kondisi ekonomi. Tujuan dari penelitian ini ialah Untuk mengetahui bagaimana implementasi denda adat zina di Desa Tabarenah pada adat Rejang dan untuk mengetahui bagaimana tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap denda adat di Desa Tabarenah pada adat Rejang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian yuridis empiris yang mengkaji fakta di lapangan terkait penerapan denda adat Nepung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan hukum ekonomi syariah guna kesesuainnya dengan prinsip-prinsip syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi denda adat zina di Desa Tabarenah pada adat Rejang masih dijalankan dan dipertahankan oleh masyarakat. Pelaku dikenakan sanksi berupa kambing dan perlengkapan adat lainnya serta menjalani prosesi adat sebagai bentuk pertanggungjawaban. Dalam pelaksanaannya, bagi pelaku yang tidak mampu membayar denda akan dilakukan musyawarah, pemberian jangka waktu, bahkan bantuan dari masyarakat. Berdasarkan tinjauan hukum ekonomi syariah, penerapan denda adat Nepung mengandung nilai kemaslahatan selama tidak bertentangan dengan ajaran agama, serta telah mencerminkan prinsip-prinsip dalam hukum ekonomi syariah. Dengan demikian, jika ditinjau dari Al-Qur'an dan Hadis, tidak terdapat ketentuan yang secara tegas menyatakan kebolehan maupun keharamannya, sehingga praktik denda adat nepung dapat dikategorikan sebagai sesuatu yang diperbolehkan. Kata Kunci: Denda Adat, Zina, Hukum Ekonomi Syariah
| Item Type: | Thesis (Sarjana) | ||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Creators: |
|
||||||||
| Subjects: | L Education > L Education (General) | ||||||||
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Ekonomi Syariah | ||||||||
| Depositing User: | akun9 akun 9 akun9 | ||||||||
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 02:17 | ||||||||
| Last Modified: | 09 Jul 2026 02:17 | ||||||||
| URI: | http://e-theses.iaincurup.ac.id/id/eprint/10019 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
